serberita

News

Foto

Video

Saturday

Hutang DBHP Molor Repdem Purwakarta Akan Lakukan Audiens



PURWAKARTA || SERBERITA.COM - Banyak persoalan Hukum di kabupaten Purwakarta yang tak jelas ujung nya diantaranya persoalan dugaan penyalah gunaan DBHP 2016 - 2017 sebesar Rp 71 milyar.

Ketua DPC REPDEM Purwakarta Asep Yadi Rudiana Pria yang sering di sapa Asep Bentar mengatakan bahwa sebenarnya pelaporan masalah Penyalahgunaan DBHP 2016-2017 dengan nilai sebesar 71 milyar ini sudah ada yang melaporkan ke kejaksaan negeri Purwakarta akan tetapi tidak tahu kenapa sampai saat ini pihak Kejari pun belum ada kejalasan dalam menangani perkara tersebut.

Lanjutnya Untuk itu kami akan melayangkan surat Audensi ke kejaksaan Negeri Purwakarta mempertanyakan masalah terbuat bahkan tidak hanya persoalan itu karena kami pun akan mempertanyakan banyak hal terkait permasalahan hukum yang sampai saat ini tidak ada kejelasannya.

"Masalah DBHP ini sudah menjadi isu nasional karena menyangkut Raibnya uang rakyat,"Pungkasnya.
(Yos)

Friday

PJ Bupati Purwakarta Mendadak Sakit KompakDesi kecewa



PURWAKARTA || SERBERITA.COM - KompakDesi Komunitas Purnabakti kepala Desa seluruh Indonesia Kab Purwakarta seyogyanya diterima audens oleh Pj bupati sesuai surat yang dilayangkan oleh Organisasi tersebut, kamis 18 April 2024.

Ahmad Hendri ketua DPC KompakDesi Purwakarta merasa kecewa dan meminta resecudule untuk Audens ke PJ Bupati Purwakarta Benni Irawan, yang semula dijadwalkan hari ini, ternyata Pj Bupati Sakit,ada beberapa hal yang harus di duskusikan dengan pj Bupati terkait dengan DBHP yang belum terbayarkan tahun 2016 dan 2017.

Adapun yang hadir pada hari ini sekitar 15 orang Mantan Kepala desa yang mewakili di 17 kecamatan yang ada di Purwakarta. dan memperjelas
apa yang telah dijanjikan oleh Pj Bupati untuk di realisasikan pembayaranya dianggaran murni APBD tahun 2024, waktu Audensi pertama sekitar 1 bulan Pj Bupati menjabat.


Tidak menutup kemungkinan bahwasanya Pj Bupati akan memungkiri janjinya, dimana terlalu banyak tagihan kePemda Purwakarta yang belum terbayarkan, diantaranya adalah pembayaran tagihan ke kontraktor-kontraktor.

Intinya Auden hari ini meminta komitment dari Pj Bupati untuk merealisasikan Pembayaran DBHP tersebut serta membuatkan peraturan Bupati tentang pelaksanaan anggaran tersebut nanti ketika dibayarkan. karena ini sudah menjadi temuan BPK-RI Badan pemeriksa keuangan Republik Indonesia.

Selanjutnya ucap Hendri, waktu itu kami sudah melaksanakan beberapa kegiatan ditahun tersebut diantara membuat tugu batas Desa, pengadaan ATK serta pelaksanaan Ultah Kab Purwakarta yang pada waktu itu dijabat oleh Bupati Dedi Mulyadi. kami sudah mengeluarkan anggaran untuk pelaksanaa kegiatan tersebut dan berharap DBHP pada waktu itu dicairkan dan bahkan kepala desa banyak yang berhutang kepada orang lain untuk melaksanakan nya. 

Harapan kami DPC KompakDesi agar PJ Bupati menepati janjinya agar permasalahan ini selesai.
kalaupun ini tidak bisa terselesaikan atau Pj memberikan harapan palsu kepada kami, tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan Audens kembali dan membawa para AparaturDesa.dan akan melaporkan masalah ini ke KPK tutup Hendri.
 (Yos)

PJ Bupati Purwakarta mendadak sakit KompakDesi kecewa



PURWAKARTA || SERBERITA.COM - KompakDesi Komunitas Purnabakti kepala Desa seluruh Indonesia Kab Purwakarta seyogyanya diterima audens oleh Pj bupati sesuai surat yang dilayangkan oleh Organisasi tersebut, kamis 18 April 2024.

Ahmad Hendri ketua DPC  KompakDesi Purwakarta merasa kecewa dan meminta resecudule untuk Audens ke PJ Bupati Purwakarta Benni Irawan, yang semula dijadwalkan hari ini, ternyata Pj Bupati Sakit,ada beberapa hal yang harus di duskusikan dengan pj Bupati terkait dengan DBHP yang belum terbayarkan tahun 2016 dan 2017.

Adapun yang hadir pada hari ini sekitar 15 orang Mantan Kepala desa yang mewakili di 17 kecamatan yang ada di Purwakarta. dan memperjelas
apa yang telah dijanjikan oleh Pj Bupati untuk di realisasikan pembayaranya  dianggaran murni APBD tahun 2024, waktu Audensi pertama sekitar 1 bulan Pj Bupati menjabat.


Tidak menutup kemungkinan bahwasanya Pj Bupati akan memungkiri janjinya, dimana terlalu banyak tagihan kePemda Purwakarta yang belum terbayarkan, diantaranya adalah pembayaran tagihan ke kontraktor-kontraktor.

Intinya Auden hari ini meminta komitment dari Pj  Bupati untuk merealisasikan Pembayaran DBHP tersebut serta membuatkan peraturan Bupati tentang pelaksanaan anggaran tersebut nanti ketika dibayarkan. karena ini sudah menjadi temuan BPK-RI Badan pemeriksa keuangan Republik Indonesia.

Selanjutnya ucap Hendri, waktu itu kami sudah melaksanakan beberapa kegiatan ditahun tersebut diantara membuat tugu batas Desa,  pengadaan ATK serta pelaksanaan Ultah Kab Purwakarta yang pada waktu itu dijabat oleh Bupati Dedi Mulyadi. kami sudah mengeluarkan anggaran untuk pelaksanaa kegiatan tersebut dan berharap DBHP pada waktu itu dicairkan dan bahkan kepala desa banyak yang berhutang kepada orang lain untuk melaksanakan nya. 

Harapan kami DPC KompakDesi agar PJ Bupati menepati janjinya agar permasalahan ini selesai.
kalaupun ini tidak bisa terselesaikan atau Pj memberikan harapan palsu kepada kami, tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan Audens kembali dan membawa para AparaturDesa.dan akan melaporkan masalah ini ke KPK tutup Hendri.
 (Yos)

Tuesday

Respon Cepat Polres Purwakarta Bantu Pemudik Yang Sakit Saat Terjebak Kemacetan Di Tol Cipali



PURWAKARTA || SRRBERITA.COM - Aksi heroik ditunjukan petugas Pos Pengamanan (Pos PAM) KM 77 Tol Cipali saat membantu pemudik yang mengalami sakit di Tol Cipali KM 77 tepatnya di wilayah Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, pada Minggu, April 2024.

Kejadian bermula ketika para petugas Pos PAM KM 77 Tol Cipali mengatur lalulintas saat arus balik sedang padat dan macet. 

Saat itu, ada seorang perempuan berteriak meminta tolong kepada petugas. Khawatir terjadi hal buruk, petugas pun segera mencari tahu dan menghampiri mobil tersebut. 

Ketika dicek, ternyata yang bersangkutan berteriak meminta tolong ke petugas untuk bahwa anaknya yang sedang sakit sehingga segera meminta bantuan diantar kerumah sakit terdekat. 

Selanjutnya dengan sigap petugas Pos PAM KM 77 Tol Cipali yang dipimpin AKP Darmaji, melakukan evakuasi anak balita tersebut ke rumah sakit terdekat. 

Diketahui, satu keluarga pemudik itu yakni Adi Raharjo (34) dan Rini (33) serta anaknya Nikolas (5) yang melakukan perjalanan dari Yogyakarta menuju Tanggerang, Banten. 

Pemudik Asal Tanggerang, Adi Raharjo mengucapkan terimakasih kepada jajaran Polres Purwakarta yang telah membantu mengevakuasi anaknya yang sedang sakit ke rumah sakit terdekat. 

"Saya ucapkan terimakasih kepada Polres Purwakarta yang telah membantu saya dan istri serta anak saya yang terjebak kemacetan di Tol Cipali ke rumah sakit Bhakti Husada Purwakarta. Alhamdulillah anak saya yang mengalami sakit sudah mendapatkan perawatan medis dan kini kondisinya sudah membaik," ucap Adi. 

Terpisah, Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain membenarkan aksi sigap yang dilakukan personel Pos PAM KM 77 Tol Cipali saat membantu pemudik yang mengalami sakit saat arus balik mudik lebaran. 

"Aksi cepat tanggap ini bagian dari tugas pokok pengamanan pihak Kepolisian yang bertugas mengamankan jalannya kelancaran arus mudik lebaran 2024. Polisi dituntut harus sigap melayani jalannya arus balik mudik lebaran," Ucap Edwar, pada Selasa, 16 April 2024.

Menurut Edwar, Polisi yang bertugas mengamankan jalannya arus mudik dan arus balik lebaran 2024, tidak hanya bertugas mengatur lalulintas tapi harus sigap dengan masalah yang dialami pemudik.

"Jika ada kendaraan pemudik yang mogok atau bocor ban hingga yang mengalami sakit, polisi yang bertugas harus langsung sigap membantu masalah yang dialami pemudik. Pasalnya, Polisi bukanlah Profesi, melainkan sebuah janji untuk melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat," sebut Edwar.

Apel Perdana Pasca Lebaran Pj Bupati Purwakarta Ingatkan Soal Ketulusan Pengabdian Pada Masyarakat



PURWAKARTA || SERBERITA.COM - Menjadi seorang pegawai negeri atau Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan salah satu bentuk pengabdian yang memerlukan keikhlasan dan ketulusan yang dilandasi dengan rasa kasih dan sayang. Oleh karena itu para Abdi Negara dituntut untuk senantiasa memberikan contoh dan teladan yang baik dalam setiap pekerjaan yang dilakukan,utamanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Demikian disampaikan Penjabat Bupati Purwakarta, Benni Irwan pada agenda apel pagi perdana pasca Lebaran yang dirangkai dengan acara halal bihalal pegawai di lingkungan Pemkab Purwakarta yang digelar di halaman Taman Maya Datar, Selasa 16 April 2024.

"Yang pertama, saya menghimbau kepada kita semua untuk memulai kegiatan kita dimanapun berada dan bertugas. Mari kita awali kegiatan dan pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Purwakarta ini dengan niat tulus dan ikhlas, mengharapkan ridho Allah SWT," kata Benni Irwan.

Menurutnya, meski hal tersebut bisa dibilang sederhana, namun jika tidak ditanamkan dalam hati dikhawatirkan maknanya akan hilang.
Setiap hari datang ke kantor namun tidak melaksanakan niat itu dengan ikhlas, maka maknanya akan lain. Dengan niat yang baik, setiap pekerjaan yang dilakukan akan bernilai ibadah dan mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat Purwakarta.

"Maka niatkan lah bekerja karna Allah untuk mengabdi kepada masyarakat, semoga apa yang kita kerjakan itu akan di catat sebagai amal kebaikan meskipun itu sudah menjadi kewajiban kita, untuk itu mulailah dengan Bismillah dengan niat yang ikhlas mudah-mudahan setiap langkah kaki yang kita ayun dari rumah dan keringat yang menetes akan dihitung oleh Allah sebagai ibadah bagi kita semua," ujar Benni.

"Yang kedua, mari kita laksanakan tugas-tugas kita ini dengan penuh disiplin, dan tanggungjawab. Mari kita lihat hal yang kecil yang ada di ruangan kita, dalam kesempatan ini mari kita disiplinkan diri kita dari hal yang sangat sederhana, yaitu soal kebersihan dan kerapian diri kita pribadi. Soal kebersihan saya yakin kita bisa mengelolanya dalam diri kita masing-masing. Saya juga ingin ingatkan hal-hal yang berkenaan dengan kebersihan lingkungan kita," tambah Benni.

Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Bupati Purwakarta juga mengingatkan kepada ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan diri dan lingkungannya. Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain dengan terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan membiasakan berolahraga rutin, pola makan yang bergizi beragam seimbang dan aman, menjaga kebersihan rumah, dan sanitasi lingkungan seperti pemberantasan sarang nyamuk.

"Seperti yang dilaporkan Kepala Dinas Kesehatan bahwa warga Purwakarta sebanyak 457 orang terkena wabah demam berdarah dan 5 orang diantaranya meninggal dunia. Saya berharap diantara kita tidak ada yang terkena DBD maka dari itu jagalah kebersihan diri kita, karena dengan kebersihan, bibit penyakit seperti nyamuk akan lari dari kita, kebersihan lingkungan halaman kita nyamuk tidak akan bisa bersarang, sehingga jentik nyamuk tidak akan bisa tumbuh dan berkembang," kata Benni.

"Budayakan kebersihan bukan hanya di lingkungan sendiri tapi juga masyarakat. Sebagai PNS di manapun kita berada kita mempunyai tugas dan tanggung jawab, meskipun itu bukan menjadi tugas dan tanggung jawab kita secara langsung, namun hal itu menjadi kewajiban untuk saling mengingatkan di sekitar kita untuk menjaga kebersihan baik diri dan lingkungannya, sehingga kita betul-betul terhindar dari segala macam kemungkinan penyakit dan gangguan yang akan menghampiri kita," demikian Benni Irwan.
(Yos)

Monday

NU Care - LAZISNU Purwakarta Hadir Sebagai Sosok Perjuangan Kesejahteraan Umat Islam



PURWAKARTA | SERBERITA.COM - Dikenal di seantero dunia bahwa Masyarakat Indonesia secara umum menganut Agama Islam , jika di Persentasekan warga Nusantara yang kini jumlah Populasinya telah tercatat 279 juta jiwa dibawah Negara Adidaya Amerika Serikat yany berjumlah sekira 350 juta jiwa.

Sebagai negara yang menganut sistem pemerintahan Republik, dan mengenyam Pancasila dan UUD 45 sebagai landasan negara. Di indonesia juga dikenal dengan beberapa organisasi keagamaan berikut dengan didalam Agama islam, dengan Nahdhatul Ulama ( NU ) sebagai organisasi terbesar yang banyak dikutin oleh muslim di Nusantara ini.

Berbagai capaian dan kemajuan NU sendiri di Nusantara diantaranya karena berhasil NU mengembangkan jaringan dengan berbagai sayap atau pola kerja mengurus umatnya, diantaranya dengan kehadiran LAZISNU. Lalu apakah LAZISNU itu sendiri, apa saja yang dikerjakan oleh lembaga itu, mungkin masih banyak atau hanya sebagian umat muslim yang paham dan mengenal apa itu LAZISNU.

Dalam berbagai website, LAZISNU di Indonesia telah menyebar banyak informasi soal apa saja kiprah LAZISNU selama ini. Kapan, dimana, kenapa, bagaimana lembaga itu bekerja untuk NU ( umat ) atau islam di Nusantara.

Berikut penjelasan singkat dari Ketua LAZISNU Kab Purwakarta Roderick Afta Asyawan,ST.MBA melalui Sekertaris Ustadz.Rivan Maulana Setiawan, S.H kepada awak media beberapa waktu lalu usai di SAH kan di Purwakarta.


" NU Care-LAZISNU adalah rebranding dan atau sebagai pintu masuk agar masyarakat global mengenal Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) sebagai lembaga filantropi NU," ujar sekertaris LAZISNU Kab Purwakarta Ustdz. Rivan MS, SH.

Dan NU Care-LAZISNU sendiri lanjutnya, berdiri pada tahun 2004 sebagai sarana untuk membantu masyarakat, sesuai amanat muktamar NU yang ke-31 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah. LAZISNU secara yuridis-formal dikukuhkan oleh SK Menteri Agama RI No. 65/2005 untuk melakukan penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada masyarakat luas.

Masih kata Ustadz Rivan, NU Care-LAZISNU merupakan lembaga nirlaba milik perkumpulan Nahdlatul Ulama (NU) yang bertujuan untuk berkhidmat dalam rangka membantu kesejahteraan dan kemandirian umat; mengangkat harkat sosial dengan mendayagunakan dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan dana sosial-keagamaan lainnya (DSKL).

" secara yuridis-formal LAZISNU diakui dan dikukuhkan oleh Surat Keputusan (SK) Menteri Agama RI Nomor 65/2005.
2010 (1431 Hijriah) yaitu pada Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-32, di Makassar, Sulawesi Selatan. Dan LAZISNU diberikan amanah kepada KH. Masyhuri Malik sebagai Ketua PP LAZISNU dan menggantikan Prof. Dr. H. Faturrahman Rauf, M.A. Kiai Masyhuri dipercaya memimpin PP LAZISNU untuk masa kepengurusan 2010-2015. Hal itu telah diperkuat oleh SK Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) No.14/A.II.04/6/2010 tentang Susunan Pengurus LAZISNU periode 2010-2015. Kemudian di tahun
2015 (1436 Hijriah)  berdasarkan Surat Keputusan Nomor 15/A.II.04/09/2015, Pengurus Pusat LAZISNU masa khidmat 2015-2020 diketuai oleh Syamsul Huda, SH.
2016 (1437 Hijriah): LAZISNU melakukan rebranding menjadi NU Care-LAZISNU. Pada tahun ini pula, tepatnya 26 Mei 2016, NU Care-LAZISNU mendapatkan Izin Operasional berdasarkan SK Menteri Agama RI No. 255 Tahun 2016 sebagai lembaga amil zakat skala nasional (Laznas),"papar Ustdz.Rivan mencerca sedikit perjalanan berdirinya LAZISNU.

Dan sebagai upaya meningkatkan kinerja dan meraih kepercayaan masyarakat, NU Care-LAZISNU menerapkan Sistem Manajemen ISO 9001:2015, yang dikeluarkan oleh badan sertifikasi NQA dan UKAS Management System.

Lalu lanjut Ustdz Rivan menceritakan, Pada tahun 2019, NU Care-LAZISNU juga melakukan beberapa pengembangan dan penguatan program antara lain, (1) Menerbitkan Sertifikasi Profesi Amil, yang bekerja sama dengan BNSP; (2) Melakukan Audit Keuangan dan bekerja sama dengan KAP; (3) Melakukan integrasi database muzakki dan mustahiq secara nasional; (4) Mengoptimalkan penghimpunan dana ZIS secara digital melalui website crowdfunding NUcare.id; (5) Membentuk badan usaha sebagai penggerak ekonomi produktif, dengan program Warnusa (Warung Nusantara) dan Karyabel (Karya Difabel); (6) Menyiapkan Organisasi Pengelola Zakat menjadi lembaga keuangan syariah yang disupervisi oleh OJK RI; (7) Mengentaskan 0,5% dari persentase penduduk miskin di Indonesia (versi BPS), atau sekitar 140.000 jiwa, dan; (8) Mendirikan Pusdiklat Amil Zakat.

" NU Care-LAZISNU sebagai lembaga filantropi akan terus berupaya untuk meningkatkan kepercayaan dari para donatur yang semua sistem pencatatan dan penyalurannya disampaikan secara akuntabel, transparan, amanah, profesional, dan terus berkembang sampai hari ini," pungkasnya.

Saturday

Tahapan Pemilu 2024 Lancar dan Kondusif Panwaslu Kecamatan Jatiluhur Gelar Rakor Pembinaan Aparatur Pengawas Pemilu



PURWAKARTA | SERBERITA.COM
- Panwaslu Kecamatan Jatiluhur menggelar rakor pembinaan aparatur pengawas pemilu acara dihadiri jajaran muspika Kecamatan Jatiluhur dari mulai Camat, Kapolsek, Danramil acara dilaksanakan di Cafe Joglo Bambu Koneng Desa Jatimekar Kecamatan Jatiluhur.

Ketua Panwaslu Jatiluhur Taopik Sopyani, SH didampingi anggota dan Kepala sekretariat dalam sambutannya mengatakan, kami ucapkan terimakasih kepada Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) beserta jajaran dari muspika yang mana sudah ikut serta mengawasi tahapan pemilu dengan baik khususnya diwilayah Kecamatan Jatiluhur.

"Alhamdulillah tahapan demi tahapan pemilu tahun 2024 untuk diwilayah Kecamatan Jatiluhur berjalan dengan lancar walaupun ada kendala tetapi bisa diselesaikan ditingkat Kecamatan dengan kondusif" ujar Taopik Sopyani, SH. Sabtu (30/3/2024).

Camat Jatiluhur Endang Saepudin,S.KM menambahkan atas kerjasama yang baik antara penyelenggara/peserta pemilu, Polri dan TNI sehingga tahapan pemilu bisa berjalan dengan lancar, kami atas nama pemerintahan sangat apresiasi atas kinerja penyelenggaran.

Sementara Kapolsek Kompol Asep Rahman didampingi Danramil Kapten Arm Deny Kristian menambahkan, secara kedinasan kami mohon maaf kepada jajaran penyelenggara dari mulai Panwaslu, PKD, PTPS, PPK, PPS dan KPPS selama kami bertugas bersama anggota, kami yakin dengan cara seperti ini akan mengasikan yang terbaik. (*2)

Tuesday

Diseminasi Nasional Inisiatif Food Investigator Game (FIG): Meningkatkan Kesadaran dan Keterlibatan Remaja dalam Memilih Makanan Sehat Bergizi



JAKARTA | SERBERITA.COM - 20 Maret 2024 – Indonesia mengalami tiga beban masalah gizi pada anak dan remaja, salah satu akar masalah gizi ini adalah pola makan yang tidak sehat. Globalisasi pola makan telah mendorong minat konsumen Indonesia terhadap makanan dan minuman kemasan. Remaja Indonesia sering jajan dan membeli makanan dan minuman kemasan dari pedagang kaki lima, kantin sekolah, dan kios. 

Meskipun konsumsi pangan kemasan tinggi di kalangan remaja, kebiasaan membaca label makanan untuk konsumsi bukanlah hal yang umum di antara mereka. 

Sebuah studi meta-analisis di Indonesia menemukan bahwa sebagian besar konsumen tidak membaca label karena kurangnya informasi dan kesadaran mengenai pentingnya informasi nilai gizi pada pangan kemasan. Oleh sebab itu, untuk menjawab tantangan tersebut Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) melaksanakan  inisiatif Food Investigator Game (FIG) yang merupakan bagian dari Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Kesehatan RI dan GAIN di tahun 2022-2025. 

Sebagai akhir dan pelaksanaan program ini, hari ini, Hotel Ashley Jakarta Wahid Hasyim menjadi saksi acara penting yakni Diseminasi Nasional Inisiatif Food Investigator Game (FIG). 

Acara ini diadakan oleh Pusat Inovasi Kesehatan (PIKAT) sebagai evaluator bekerjasama dengan Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) dan Kementerian Kesehatan RI. 

Tujuan diseminasi nasional ini adalah untuk menyebarkan informasi mengenai inisiatif FIG dan hasil evaluasi program kepada berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat umum, lembaga pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan institusi pendidikan.

Inisiatif FIG yang didanai oleh Foundation Botnar merupakan bagian dari program edukasi gizi remaja dan peningkatan kondisi lingkungan pangan yang kondusif yang memungkinakan remaja untuk mengkonsumsi makanan sehat. 

Program ini telah membuktikan peran pentingnya dalam mengedukasi dan melibatkan remaja untuk bersikap dan mengambil inisiatif sehingga dapat memilih makanan yang lebih sehat dan mengusahakan lingkungan pangan yang mendukung pola makan tersebut. Program ini telah sukses diimplementasikan sejak tahun 2022 hingga 2023 di Jawa Timur dan area Jabodetabek.

Melalui tiga pilar komponennya, yaitu pemberdayaan remaja, advokasi kebijakan, dan rekognisi bagi pedagang makanan sehat, FIG telah membuktikan perannya dalam mengubah paradigma remaja terhadap pemilihan makanan menjadi lebih kritis dan berbasis gizi.

Pada acara Diseminasi Nasional ini, disampaikan gambaran komprehensif tentang capaian dan harapan kedepannya dari program FIG. Acara dibuka dengan sambutan dari Kementerian Kesehatan, Country Director GAIN serta pemaparan overview program dan hasil evaluasi dari tim peneliti dari PIKAT. 

Agenda kemudian dilanjutkan dengan diskusi topik pertama yang membahas tentang pengembangan game FIG, kegiatan pelibatan remaja, serta peran advokasi remaja dalam menciptakan lingkungan pangan yang lebih sehat. Topik berikutnya mengulas kebijakan label makanan, penerapan Front-of-Pack Nutrition Labeling (FOPNL), serta kondisi terkini dan harapan terkait penerapan FOPNL di Indonesia. 

Topik terakhir menyoroti tantangan di dunia digital terkait review subyektif dan respon retailer terhadap upaya mengubah lingkungan pangan menjadi lebih sehat dan rekognisi positif bagi penjual makanan sehat sebagai upaya pelibatan retailer. Acara ini juga dilengkapi dengan tayangan video cerita perubahan yang menggambarkan transformasi signifikan yang dialami oleh remaja sebagai dampak dari program FIG.

Dalam kesempatan ini, beberapa narasumber dan pengisi acara turut hadir untuk berbagi pengalaman dan pandangan mereka, antara lain Agate International, RISE Foundation, BPOM RI, Prof Rimbawan (Institut Pertanian Bogor), Superindo, Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), dan perwakilan Health Heroes Facilitator. 

Peserta acara terdiri dari berbagai pihak, mulai dari perwakilan pemerintah, lembaga pendidikan, hingga organisasi masyarakat dan pelaku usaha. Mereka hadir untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang FIG dan bagaimana mereka dapat berperan dalam meningkatkan kesadaran gizi dan memilih makanan sehat.

Acara diseminasi ini tidak hanya bertujuan untuk menyebarkan informasi tentang FIG, tetapi juga untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan di masyarakat dan diantara pemangku kepentingan yang terkait. GAIN dan Kementrian Kesehatan RI berharap bahwa dengan penyebaran informasi ini, kesadaran akan gizi dan pentingnya pemilihan makanan sehat akan terus meningkat di masa mendatang. 

Selain itu, diharapkan bahwa kerjasama antara berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung inisiatif seperti FIG akan terus berlanjut, sehingga upaya untuk menciptakan lingkungan pangan yang lebih sehat dapat berkelanjutan bagi remaja maupun masyarakat secara luas. Sehingga Indonesia menjadi lebih siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (Red)

Ad Placement


Copyright © serberita

Teknologi